Yaqut Klaim Kemenag Hadiah untuk NU, Legislator Senayan: Pernyataan yang Tidak Pantas

Senin, 25 Oktober 2021 12:06
Yaqut Klaim Kemenag Hadiah untuk NU, Legislator Senayan: Pernyataan yang Tidak Pantas

Yaqut Cholil Qoumas.

FAJAR.CO.ID — Pernyataan menteri agama yang menyebut bahwa Kemenag merupakan hadiah negara untuk NU dinilai menimbulkan polemik dan kontroversi. Anggota DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menilai, apa yang disampaikan Yaqut dalam acara webinar RMI PBNU pada Rabu (20/10) tersebut tidak sepantasnya disampaikan oleh pejabat negara.

Selain tidak memiliki landasan historis yang benar, pernyataan itu dapat menimbulkan sikap eksklusivitas di tengah masyarakat. Dikhawatirkan akan mendorong munculnya sekelompok orang tertentu yang merasa lebih hebat dari kelompok lainnya.

“Kalau disebut hadiah bagi NU, terkesan bahwa Gus Yaqut ingin mengatakan bahwa kementerian agama hanya milik NU saja. Kelompok lain hanya pelengkap dan bagian yang diatur. Tidak memiliki peran dan partisipasi apa pun dalam konteks membangun kehidupan umat beragama di Indonesia,” katanya kepada fajar.co.id, Senin (25/10/2021)

Faktanya, lanjut Ketua Fraksi PAN DPR RI ini, ada banyak ormas dan elemen umat Islam yang sama-sama ikut berjuang untuk kemerdekaan, untuk persatuan Indonesia. Sejatinya, semua kelompok itu sama di mata hukum dan pemerintahan. Termasuk dalam hal ini, seluruh umat beragama yang ada di Indonesia. Mereka adalah bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dengan sejarah Indonesia,” tegas Saleh Daulay.

Bagikan berita ini:
5
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar