Posisi Jubir Presiden Kosong, Refly Harun Usul Ngabalin dan Ferdinand

Selasa, 26 Oktober 2021 06:28
Posisi Jubir Presiden Kosong, Refly Harun Usul Ngabalin dan Ferdinand

Refly Harun (YouTube)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Posisi Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami kekosongan.

Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun pun membeberkan kriteria untuk menjadi seorang Juru Bicara Presiden Jokowi.

Menurutnya, Juru Bicara Presiden Jokowi itu mesti vokal membela pemerintah.

Lantas, ia pun langsung mengusulkan nama Ali Mochtar Ngabalin dan Ferdinand Hutahaean untuk dijadikan sebagai Juru Bicara Presiden Jokowi.

“Pendamping Presiden Jokowi mesti yang vokal dalam membela pemerintah,” ujarnya melalui kanal YouTube Refly Harun, Senin, 25 Oktober 2021.

“Jadi Ferdinand Hutahaean, Ngabalin, dan beberapa nama lain. Tapi utamakan dua nama ini untuk jadi Juru Bicara Presiden,” sambung dia.

Usulan ini tidak lepas dari momen pengangkatan Fadjroel Rachman menjadi Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan.

“Hari ini, Fadjroel Rachman diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan,” kata Refly Harun.

“Salah satu usulan saya jadikan Ngabalin sebagai Juru Bicara Presiden. Maksudnya biar jelas sikap istana itu seperti apa. Mau menjelaskan kebijakan pemerintah atau mengintai orang lain,” tambahnya.

Bagikan berita ini:
10
4
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar