Demo Menurut Islam Dibolehkan, Buya Yahya: Bila Merusak, Nggak Benar!

Kamis, 28 Oktober 2021 21:13
Demo Menurut Islam Dibolehkan, Buya Yahya: Bila Merusak, Nggak Benar!

Suasana demonstrasi di Makassar.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Demonstrasi besar-besaran terjadi di sejumlah titik di Makassar. Aksi mereka untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda pada hari ini, Kamis (28/10/2021).

Sebanyak 1.800 aparat kepolisian dikerahkan untuk mengawal aksi yang dilakukan ratusan mahasiswa di Makassar ini. Itu dilakukan agar tidak terjadi kericuhan saat demo berlangsung.

Lantas bagaimana pandangan Islam terkait aksi demonstrasi yang kerap berakhir ricuh? Penceramah kondang Buya Yahya, mengatakan, demo yang diakhiri dengan kericuhan itu tidak dibenarkan.

“Demo itu bukan untuk membuat kerusakan. Kalau terjadi kerusakan, demo menembak, nggak benar itu,” katanya, dalam ceramah yang diunggah di channel Youtube Al Bahjah TV.

Demonstrasi, lanjut Buya Yahya, adalah alat komunikasi antara rakyat biasa dengan atasan atau pemerintah. Bila keluhan tidak didengar di parlemen, maka dibolehkan melakukan aksi unjuk rasa.

“Karena demo ini adalah alat komunikasi, maka tidak boleh terjadi kerusakan. Kalau ada yang mau disampaikan, tentu dengan kemuliaan,” tambahnya.

“Kalau kita membuat kritik kepada sebuah negara yang memang negara tersebut diperkenankan, tidak keluar dari bentuk iman. Demo adalah alat komunikasi antara yang di bawah dan atasan,” sambung pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Cirebon ini.

Bagikan berita ini:
5
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar