Imbas Seleksi PPPK Tahap I, Guru Honorer Negeri dan Swasta Saling Bermusuhan

Kamis, 28 Oktober 2021 08:52
Imbas Seleksi PPPK Tahap I, Guru Honorer Negeri dan Swasta Saling Bermusuhan

Ilustrasi seorang guru. Para mahasiswa yang ikut program Kampus Mengajar akan disebar di 6.775 sekolah. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mundurnya pengumuman pascasanggah PPPK guru tahap I membuat suasana tidak kondusif. Sesama guru saling perang opini di media sosial.

Ketua Perkumpulan Pendidikan dan Guru (P2G) Kabupaten Blitar Sri Hariyati mengungkapkan kegalauannya melihat situasi di lapangan. Antara guru honorer di sekolah negeri dan guru swasta saling bermusuhan.

Pemicunya adalah belum adanya kepastian pengumuman hasil sanggah PPPK guru tahap I.

“Sampai hari ini kabar guru honorer yang lulus ini bagaimana. Bahkan terjadi adu opini di medsos antara guru negeri dan swasta,” kata Sri kepada JPNN.com, Rabu (27/10).

Dia bertanya-tanya apakah memang sengaja dibuat seperti itu agar guru negeri dan swasta saling mem-bully. Kondisi ini sangat dikhawatirkan karena berdampak kepada anak didik.

“Saya khawatir akan berdampak besar kalau ini tidak segera diselesaikan pemerintah,” ucap Sri yang juga ketua Forum Honorer K2 Kabupaten Blitar ini.Kekhawatiran juga disampaikan Ketum Forum Guru Bersertifikasi Sekolah Negeri (FGHBSN) Nasional Rizki Safari Rakhmat. Suasana menjadi gaduh karena masing-masing pihak merasa paling berhak.

Bagikan berita ini:
10
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar