Ironi Sumpah Pemuda, Ferdinand: Radikalis Sibuk Memecah Bangsa

Kamis, 28 Oktober 2021 10:01
Ironi Sumpah Pemuda, Ferdinand: Radikalis Sibuk Memecah Bangsa

Ferdinand Hutahaean. (@FerdinandHaean3/Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mantan kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean ikut berkomentar terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Kamis (28/10/2021).

Ferdinand menyebut salah satu tantangan menyatukan perbedaan di Indonesia saat ini adalah hadirnya radikalisme.

Oknum radikal itu, kata Ferdinand hadir dengan membawa budaya dari luar dan bertujuan memecah bela bangsa Indonesia.

“Ironi besar hari ini adalah ketika kita bicara Soempah Pemoeda yg menyatukan berbagai macam perbedaan yg ada menjadi Satu Nusa,Satu Bangsa, Satu Bahasa bernama Indonesia,” kata Ferdinand dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Kamis (28/10/2021).

“Sementara itu radikalis yg tdk turut hadir 28 Oktober 1928 sibuk memecah bangsa dgn dalil budaya pendatang!,” sambungnya.

Seperti diketahui, Hari Sumpah Pemuda diperingati tiap tanggal 28 Oktober merupakan tonggak sejarah penting dalam perjalanan panjang Indonesia dalam merebut kemerdekaan. P

ada 28 Oktober 1928 atau 93 tahun lalu, para pemuda Indonesia yang berasal dari berbagai daerah berkumpul untuk mengucapkan ikrarnya. Mereka berikrar untuk bertumpah darah, berbahasa, dan berbangsa Indonesia.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar