Konsumsi Solar Subsidi Naik 15 Persen Pasca PPKM Dilonggarkan, Pertamina Perketat Distribusi

Kamis, 28 Oktober 2021 15:39
Konsumsi Solar Subsidi Naik 15 Persen Pasca PPKM Dilonggarkan, Pertamina Perketat Distribusi

Konderaan mengisi solar subsidi di salah satu SPBU. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Ditengah aktivitas masyarakat yang kembali normal serta industri dan logistik yang mulai menggeliat pasca penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hampir di seluruh wilayah di Indonesia menyebabkan pergerakan di sektor transportasi barang yang sangat tinggi seiring berangsur pulihnya aktivitas ekonomi.

Hal ini perlu kita syukuri, namun peningkatan ini berdampak pada peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya Jenis BBM Tertentu (JBT) dalam hal ini produk Solar Subsidi.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mencatat kenaikan sebesar 15% pada kurun waktu September dan Oktober 2021 jika dibandingkan kondisi normal sebelum pandemi tahun 2020.

Untuk itu pihaknya menyiapkan build up stock sebesar 20% dari hasil koordinasi dengan BPH Migas untuk dapat melakukan relaksasi kuota solar untuk kabupaten/kota dalam satu provinsi yang realisasinya rendah.

Pertamina sebagai BUMN yang menerima penugasan untuk menyalurkan BBM subsidi jenis Solar ini tentunya terus mendorong agar penyaluran BBM dapat tepat sasaran, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Berapapun kuota yang ditetapkan, Pertamina siap mendistribusikan dengan menjaga agar tidak melebihi kuota ataupun kekurangan sampai dengan akhir tahun.

Bagikan berita ini:
10
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar