Raup Rp100 Juta dari Jualan Data Kartu Kredit, Gabriel: Untuk Bayar Biaya Kuliah

Kamis, 28 Oktober 2021 22:05
Raup Rp100 Juta dari Jualan Data Kartu Kredit, Gabriel: Untuk Bayar Biaya Kuliah

Ilustrasi.

FAJAR.CO.ID — Gabriel Fransisco Gerard Tangdiombo bersama empat orang lain, yakni Ujang Arip, I Gede Bayu Christnawan, Rico Aprianza Prasetya, dan Thofan Permana, berkomplot untuk memperjualbelikan data kartu kredit orang lain. Gabriel yang masih berstatus mahasiswa di sebuah universitas di Jakarta berperan menyediakan rekening bersama.

Jaksa penuntut umum Sabetania R. Paembonan dalam dakwaannya menyatakan, Gabriel merupakan admin dari Grup Facebook kelompok hacker bernama Silent is Gold. Terdakwa mengunggah tulisan di dinding grup, “Need Ress U$ 50–200 DLU THX”. Artinya, dia membutuhkan atau mencari e-mail yang berisi 50–200 data kartu kredit milik warga Amerika Serikat.

Data-data kartu kredit itu akan dia beli. Selain itu, dia mengunggah status “Menjual Data Magento”. Yaitu, data kartu kredit yang berisi nomor kartu kredit dan kode exp. Gabriel lalu ditangkap di Pakuwon Trade Center (PTC) pada Kamis (3/6/2021) lalu.

Berdasar pengakuannya, data kartu kredit itu diperoleh dari Rico dan Thofan yang menjadi terdakwa dalam berkas terpisah. Keduanya berperan sebagai penjual data kartu kredit yang mengirimkan data milik orang lain melalui terdakwa Gabriel selaku penyedia jasa rekening bersama pada Grup Facebook. Data itu kemudian dijual Gabriel kepada Ujang dan Gede yang juga menjadi terdakwa dalam berkas terpisah.

Bagikan berita ini:
8
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar