Angkat Pohon Kersen Jadi Tanaman Utama RTH, Andi Mutia Raih Penghargaan PUPR

Jumat, 29 Oktober 2021 18:17
Angkat Pohon Kersen Jadi Tanaman Utama RTH, Andi Mutia Raih Penghargaan PUPR

Andi Mutia Tenri Bali

FAJAR.CO.ID — Andi Mutia Tenri Bali, salah seorang mahasiswi Jurusan Farmasi, UIN Alauddin, meraih penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dia meraih juara harapan 1 dari lomba karya tulis yang digelar PUPR.

Karya tulis yang dibuatnya terkait dengan tanaman obat untuk RTH di jalan, penyerap emisi zat karbon. Karya itu berjudul Tanaman Pohon Obat Penyerap Emisi CO2 dari Kendaraan Bermotor Mendukung Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan di Kawasan Perkotaan.

Menurut Mutia, jenis tanaman pohon yang memberikan manfaat bagi kesehatan manusia sebagai bahan baku obat-obatan (kulit pohon, daun dan buah), memiliki kesesuaian iklim yang baik di Indonseia, memiliki kemampuan menyerap emisi yang tinggi, memberikan peneduh dari terik matahari, dan beberapa keunggulan lainnya. Jenis tanaman yang dimaksud adalah pohon KERSEN (Muntingia calabura).

Pohon Kersen adalah tumbuhan perdu dengan ciri-ciri tumbuh tinggi mencapai 12 meter. Di Indonesia, pohon kersen umumnya memiliki tinggi 3-6 meter dan buahnya tergolong buah non-musiman, yaitu berproduksi dan berbunga sepanjang tahun. Pohon kersen juga kerap digunakan sebagai pohon peneduh di pinggir jalan. Proses tumbuhnya pun semi liar. Ia dapat tumbuh di selokan, jalan, bahkan dapat muncul di tengah retakan tembok hingga pagar. Pohon kersen mudah dijumpai di berbagai wilayah, termasuk di kawasan perkotaan yang padat penduduk.

Bagikan berita ini:
10
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar