Cuti Bersama Dihapus, Pemprov Bali Pasrah dengan Keputusan Pusat

Jumat, 29 Oktober 2021 09:27
Cuti Bersama Dihapus, Pemprov Bali Pasrah dengan Keputusan Pusat

PELIT BELANJA: Wisatawan Tiongkok saat menikmati pantai Kuta beberapa waktu lalu (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Keputusan pemerintah pusat menghapus jadwal cuti bersama nasional dikeluhkan Pemprov Bali karena berpotensi menggerus angka kunjungan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali.

Keluhan ini diutarakan Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace. Di depan sejumlah awak media, Wagub Cok Ace menyayangkan kebijakan penghapusan cuti bersama sepanjang hampir dua tahun terakhir.

“Sekarang cuti bersama dihapus, sama seperti tahun sebelumnya,” sebut Cok Ace.

Ditambah regulasi tes PCR yang dianggap memberatkan para pelancong, menurut Wagub Cok Ace, berimbas pada menurunnya angka kunjungan wisdom ke Bali.

“Kalau sekarang (jumlah kunjungan wisdom, red) sudah 6.500 orang, pernah turun gara-gara syarat PCR pertama diberlakukan, mungkin hari ini sudah di atas 7 ribu orang, semoga nanti bisa di atas 10-12 ribu,” urainya.

Terhadap kebijakan penghapusan cuti bersama ini, lanjut Wagub Cok Ace, Pemprov Bali hanya bisa pasrah dan memaklumi keputusan pemerintah pusat tersebut.

“Ya, saya harus menerima karena keputusan ini dibuat atas penilaian politik, tidak hanya dari kepentingan wisata saja. Tentu saya harapkan beliau (pemerintah pusat, red) juga melihat dari dimensi yang berbeda, saya paham,” tutur Ketua Persatuan Hotel dan Restoran seluruh Indonesia (PHRI) Bali ini.

Bagikan berita ini:
10
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar