Khofifah Indar Parawansa Ingin Menanam Bakau Secara Masif, Ini Alasannya

Jumat, 29 Oktober 2021 14:16
Khofifah Indar Parawansa Ingin Menanam Bakau Secara Masif, Ini Alasannya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menanam mangrover di wilayah perairan Banyu Urip, Kecamaran Ujungpangkah, Gresik, Kamis (28/10). (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Kawasan pesisir utara Gresik mengalami dampak lingkungan yang cukup besar. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), area pantai sekitar Ujungpangkah mengalami abrasi 132 kali pasang surut setiap tahunnya.

Nah, Kamis (28/10) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menanam mangrove di kawasan tersebut. Selain mengurangi abrasi, juga untuk menjaga ekosistem laut. Aksi itu juga merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Pemprov Jatim.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengakui bahwa global warming saat ini sedang dirasakan warga dunia. Karena itu, pihaknya selama ini selalu meminta Dinas Kehutanan Pemprov Jatim untuk menanam mangrove sebanyak-banyaknya dan di mana saja.

’’Luasan mangrove yang semakin ditambah juga akan berdampak pada ekosistem secara jangka panjang. Selain itu, akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar,’’ ucapnya.

Ke depan, pihaknya akan terus menanam ribuan tanaman mangrove secara masif. Yakni, melalui program Nandur Mangrove. ’’Menurut saya, ini bisa jadi solusi jangka panjang,’’ imbuhnya. Selain menyelamatkan lingkungan dari ancaman abrasi, penanaman mangrove secara masif itu juga memiliki potensi nilai ekonomis.

Bagikan berita ini:
10
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar