Kisah Asit, Masuk Penjara Tidak Bisa Membaca, Kini Terima Ijazah

Jumat, 29 Oktober 2021 10:50
Kisah Asit, Masuk Penjara Tidak Bisa Membaca, Kini Terima Ijazah

Asir (kiri) menerima ijazah kejar paket A dalam prosesi wisuda di Lapas Kelas II-A Sidoarjo, Kamis (28/10). (Maya Apriliani/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SIDOARJO — Masuk bui membawa berkah dan hikmah tersendiri bagi Asit. Betapa tidak. Kemarin (28/10), laki-laki 49 tahun itu bisa mengikuti proses wisuda di Lapas Kelas II-A Sidoarjo. Dia dinyatakan lulus dan berhak mendapat ijazah siswa kesetaraan kejar paket A.

Ijazah tersebut setara sekolah jenjang SD. Capaian itu merupakan prestasi tinggi bagi Asit. Di usianya yang tidak lagi muda. ’’Alhamdulillah, dulu waktu masuk sini (lapas, Red), tidak bisa membaca sama sekali. Sekarang sudah bisa membaca dengan lancar,’’ ucap narapidana (napi) kasus narkoba dengan rasa haru itu.

Asit tidak sendiri. Pada prosesi wisuda di lapas itu, ada sepuluh warga binaan yang dinyatakan lulus bersama. Terdiri atas 2 orang napi kelas kejar paket A, 3 warga binaan peserta kejar paket B, dan 5 orang mengikuti ujian kejar paket C. Namun, yang mengikuti wisuda hanya sembilan orang. Satu orang tidak dapat mengikutinya karena sudah bebas.

Layaknya prosesi wisuda kelulusan di luar penjara, warga binaan yang wisuda mengenakan pakaian rapi. Yang perempuan memakai kebaya. Bahkan, pihak lapas juga menghadirkan keluarga para wisudawan dan wisudawati. Setiap peserta wisuda didampingi satu orang keluarga. Dengan syarat, mereka sudah mengikuti vaksinasi. Kala masuk lapas, bukti vaksinasi juga diperiksa.

Bagikan berita ini:
5
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar