Megawati Mau Patung Soekarno di Semua Daerah, Aktivis Muhammadiyah: Kultus Berlebihan Tanda Keterbelakangan

Jumat, 29 Oktober 2021 09:15
Megawati Mau Patung Soekarno di Semua Daerah, Aktivis Muhammadiyah: Kultus Berlebihan Tanda Keterbelakangan

Ma'mun Murod. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah, Ma’mun Murod memberikan komentar terkait pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang berharap patung Sukarno dibangun di seluruh daerah.

Ma’mun Murod menyebut usulan tersebut hanya akan mengkerdilkan Soekarno sebagai tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia.

“Soekarno itu Muhammadiyah. Soekarno itu orang besar. Soekarno itu Sang Proklamator bangsa. Jangan dikerdilkan lewat patung-patung itu,” kata Ma’mun dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Jumat (29/10/2021).

Rektor Universitas Muhammadiyah itu menjelaskan apa yang diungkapkan oleh putri sang proklamator itu justu bertentangan dengan pemikiran Soekarno tentang Islam.

“Kultus berlebihan tanda keterbelakangan. Sementara Soekarno itu orang yg berpikir maju tentang Islam (Catatan: gambaran Soekarno pra Dekrit Presiden),” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri berharap patung Sukarno dibangun di seluruh daerah. Kata Mega, Soekarno telah mewariskan banyak pemikiran dan ideologi untuk bangsa Indonesia.

“Jadi, kalau memungkinkan, maka tentunya tidak perlu terburu-buru, karena kita sifatnya gotong royong, bikin lah di setiap daerah yang namanya patung beliau (Bung Karno),” ujar Mega dalam acara Peresmian dan Penandatanganan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 Kantor Partai yang digelar secara virtual, Kamis (28/10/2021).

Bagikan berita ini:
10
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar