Penghapusan Syariah dari Sila Pertama Pancasila Bukan Pengingkaran

Jumat, 29 Oktober 2021 19:39
Penghapusan Syariah dari Sila Pertama Pancasila Bukan Pengingkaran

Imam Shamsi Ali

Oleh: Imam Shamsi Ali*

Ada kekeliruan sebagian orang tentang keputusan para pendiri bangsa dan perumus Pancasila untuk menghapus tujuh kata dari sila pertama Pancasila. Atau boleh juga sengaja disalah pahami sebagai bentuk pengaburan bahkan penyesatan tentang makna Syariah di dalam tatanan beragama (Islam).

Semua kita paham bahwa pada semua agama itu ada aturan-aturan yang mengikat untuk dikategorikan sebagai pemeluk agama tertentu. Untuk anda disebut Kristen anda harusnya mengikuti aturan-aturan Kristiani yang disebut “canon” atau dalam bahasa Arabnya: “al-qanuun” (hukum). Dan untuk anda disebut Yahudi anda harusnya mengikuti aturan-aturan ajaran Yahudisme yang disebut “Chalachah”. Bahkan kata “Taurat” itu sendiri berkonotasi hukum.

Begitulah juga dengan Umat ini. Untuk dikategorikan penganut agama Islam maka aturan-aturan yang mengikat dalam agama harus ditaati. Kebetulan saja memang aturan-aturan itu terangkum dalam satu kata “Syariah”. Sebuah kata yang tidak saja banyak disalah pahami. Tapi juga sengaja ditampakkan oleh sebagian dengan wajah yang menyeramkan.

Bagikan berita ini:
1
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar