Wacana Hukuman Mati kepada Koruptor, Begini Respons Sultan B Najamudin

Jumat, 29 Oktober 2021 10:30
Wacana Hukuman Mati kepada Koruptor, Begini Respons Sultan B Najamudin

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. Foto: Humas DPD RI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Kejaksaan Agung RI ST Burhanuddin sedang mengkaji kemungkinan penerapan hukuman mati guna memberikan rasa keadilan dalam penuntutan perkara korupsi dua perusahaan asuransi pelat merah PT Jiwasraya dan PT Asabri yang merugikan keuangan puluhan triliun rupiah uang nasabah.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengaku sangat menghargai dan memahami pertimbangan hukum Jaksa Agung yang menurutnya sangat mewakili kehendak masyarakat terutama para nasabah dari kedua lembaga keuangan tersebut.

“Ini terobosan hukum yang penting dalam memastikan efek jera bagi para kejahatan keuangan yang sejak lama beroperasi di negeri ini. Saya kira ini wacana yang mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, meskipun sangat berat dan membutuhkan banyak pertimbangan atau kajian lebih lanjut,” ujar Sultan dalam siaran pers pada Jumat (29/10).

Menurut Sultan, meskipun wacana hukuman mati tidak begitu populis di kalangan aktivis HAM dan hukum positif lainnya, sebagai negara hukum yang berdaulat, pemerintah melalui institusi kejaksaan berhak menuntut secara lebih tegas terhadap setiap kejahatan yang merugikan keuangan negara maupun masyarakat.

Bagikan berita ini:
3
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar