Pecatan TNI-AU Serang Sopir, Bukannya Menang, Malah Tewas

Sabtu, 30 Oktober 2021 21:47
Pecatan TNI-AU Serang Sopir, Bukannya Menang, Malah Tewas

Evakuasi jenazah.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Duel maut yang melibatkan pecatan anggota TNI-AU, Herman, dengan seorang sopir, Muhammad Saleh, mulai terkuak secara perlahan dan masih ditangani penyidik Polsek Panakkukang.

Rupanya, Herman yang merupakan pecatan TNI-AU itu adalah orang yang lebih dulu menyerang sopir Muhammad Saleh di dalam satu mobil yang sama-sama mereka kendarai di Jalan Taman Makam Pahlawan, Makassar, Jumat malam (29/10/2021) kemarin.

Kapolsek Panakkukang, AKP Andi Ali Surya membenarkan itu. Awalnya, Herman meminta diantar oleh Saleh ke Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Namun saat tiba di Jalan Taman Makam Pahlawan, Herman mulai beringas. Di dalam mobil yang dikendarai oleh mereka berdua, terjadi penganiayaan hingga pertumpahan darah terjadi.

“HE (Herman) tiba-tiba menganiaya MS (Saleh) di bagian paha dan dada. Saat itu juga, MS melawan dan merebut sangkur milik HE dan sempat mengenai HE juga di bagian dada,” katanya, Sabtu (30/10/2021).

“Lalu MS keluar dari mobil dan berteriak minta tolong ke warga dan dibawa ke RS Ibnu Sina. Sementara HE, keluar dari mobil dan melarikan diri,” sambung Andi Ali kepada wartawan.

Bagikan berita ini:
8
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar