Konflik di Papua, Pastor di Timika Serukan Gencatan Senjata antara TNI-Polri dengan TPN-OPM

Minggu, 31 Oktober 2021 20:46
Konflik di Papua, Pastor di Timika Serukan Gencatan Senjata antara TNI-Polri dengan TPN-OPM

Pastor Dominikus Dulione Hodo Pr saat memberikan keterangan di Rumah Transit Bobaigo, Keuskupan Timika, Minggu (31/10). (Evarianus Supar/Antara)

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Para imam (pastor) projo Gereja Katolik Keuskupan Timika, Papua, menyerukan segera dilakukan gencatan senjata antara aparat TNI-Polri dengan pihak Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka/TPN-OPM.

Gencatan senjata itu diharapkan dapat segera mengakhiri konflik bersenjata yang berkepanjangan di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Seruan bersama itu disampaikan 36 imam projo Keuskupan Timika yang dibacakan Pastor Agustinus S. Elmas, di Rumah Transit Bobaigo Keuskupan Timika, Minggu (31/10).

”Mengingat konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya (wilayah Keuskupan Timika) dan beberapa tempat lain di Papua yang menyebabkan begitu banyak korban, termasuk anak kecil dan juga berakibat pada pengungsian masyarakat sipil dalam skala besar, para Pastor Projo Keuskupan Timika, demi kewajiban kami untuk praktikkan hak asasi manusia berseru kepada kedua belah pihak yang sedang berperang (TNI-Polri dengan TPN-OPM) agar segera mengadakan gencatan senjata dan memulai dialog untuk mendatangkan damai sejahtera yang lestari,” demikian isi seruan para imam projo Keuskupan Timika.

Ketua Unio yaitu organisasi para imam/konfrater Diosesan Keuskupan Timika Pastor Dominikus Dulione Hodo Pr menyebutkan, seruan bersama para imam Keuskupan Timika itu tercetus lantaran adanya masalah urgen yang sedang terjadi di Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya dan sekitarnya.

Bagikan berita ini:
7
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar