Pasien Kanker Berisiko dalam Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Dokter Ahli

Senin, 1 November 2021 10:45
Pasien Kanker Berisiko dalam Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Dokter Ahli

ILUSTRASI. Pasien Memeriksakan diri dengan Ekokardiografi. (dok dr. Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K))

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pasien kanker menjalani pengobatan dengan sejumlah terapi, seperti kemoterapi, radioterapi, dan juga operasi. Ternyata dari semua terapi yang dilakukan pasien kanker bisa berisiko timbul penyakit bawaan lainnya.

Perkembangan teknologi sebagai terapi pengobatan kanker kini semakin pesat. Menurut penjelasan medis, rupanya ada dampak yang disebabkan kemoterapi yang agresif. Salah satunya menyebabkan pasien kanker berisiko dalam penyakit jantung.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Heartology Cardiovascular Center dr. Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K) menjelaskan, kelompok yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung tersebut rentan terkena kardiotoksisitas akibat terapi kanker. Namun tak semua pasien kanker mengalaminya.

“Yaitu pasien yang telah memiliki penyakit jantung dan yang memiliki faktor risiko, usia lanjut, serta paparan terhadap agen kardiotoksik multiple,” katanya dalam webinar baru-baru ini.

Gangguan toksisitas yang muncul, kata dr. Ario, meliputi disfungsi ventrikel kiri, hipertensi, iskemia miokard, thrombosis arteri, serta aritmia atau gangguan irama jantung. Dengan demikian, lanjutnya, diperlukan panduan bagi pasien kanker yang telah memiliki penyakit kardiovaskular ataupun yang berisiko terhadap terapi kanker.

Bagikan berita ini:
6
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar