Pemkot Makassar Dinilai Tak Serius Tegakkan Aturan PPKM Level 2

Senin, 1 November 2021 11:52
Pemkot Makassar Dinilai Tak Serius Tegakkan Aturan PPKM Level 2

Warga berjalan di dekat spanduk peringatan Zona Merah di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar Jakarta, Jumat (5/02)..FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar dinilai tak serius menegakkan Surat Edaran Wali Kota terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam SE Nomor 443.01/525/S.Edar/Kesbangpol/X/2021 sejumlah aturan masih membatasi jam operasional tempat umum.

Bukan hanya itu, penerapan protokol kesehatan dan aplikasi PeduliLindungi menjadi hal yang harus ditekankan setiap tempat.

Namun nyatanya masih banyak sejumlah pelanggaran terjadi, di tempat hiburan malam, pusat perbelanjaan dan hotel misalnya.

Masih banyak yang tak menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Pengunjung bebas masuk begitu saja.

Terlebih di Mal, ini menjadi salah satu sorotan. Pasalnya, sebelumnya awal usulan penerapan aplikasi PeduliLindungi di Makassar setelah Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) rapat bersama dengan Pemkot Makassar.

Selain pusat perbelanjaan, sejumlah hotel juga masih belum menerapkan, sebagian masih tahap sosialisasi.

Sementara untuk Tempat Hiburan Malam, ini yang terus mendapat sorotan. Mulai dari pelanggaran jam operasional, aplikasi PeduliLindungi hingga prokes.

Salah satu kritikan datang dari Pengamat Pemerintahan Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Lukman Irwan.

Bagikan berita ini:
6
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar