Lahan Metro Tanjung Bunga Jadi Sengketa, Rudy Djamaluddin Diminta Bertanggung Jawab

Selasa, 2 November 2021 19:05
Lahan Metro Tanjung Bunga Jadi Sengketa, Rudy Djamaluddin Diminta Bertanggung Jawab

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Lahan milik Bosowa yang dihibahkan ke Pemerintah Kota untuk mega proyek Jalan Metro Tanjung Bunga diduga kini diambil alih kembali.

Padahal Founder Bosowa, Aksa Mahmud, sebelumnya mengatakan menghibahkan lahannya sebagai bentuk partisipasi nyata dan kecintaannya terhadap Kota Makassar.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulsel, Andi Irwan Paturusi menyebut ada kemungkinan pihak Bosowa sudah tidak cinta lagi terhadap Kota Makassar

“Dulu kan waktu diserahkan itu lahan disaksikan Gubernur nonaktif saat ini (NA), ada pak Pj Wali Kota (Rudy Djamaluddin) dan beberapa pejabat lainnya, tetapi kok sekarang kembali dia kuasai, apa mungkin Bosowa tidak cinta lagi kepada Makassar,” ujar Irwan, Senin (1/11/2021).

Menurut Irwan, dua Professor yang merupakan guru besar itu sudah di ‘kadalin’ oleh pihak pengusaha Bosowa, pasalnya lahan telah diterima kedua pejabat saat itu ditarik kembali.

Lebih jauh Irwan menjelaskan bahwa dari awal pembangunan pedestrian metro tanjung bunga itu bermasalah, sebab kedua guru besar yang memegang kuasa jabatan saat itu membangun di atas lahan bukan milik pemerintah.

Bagikan berita ini:
3
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar