Bandingkan NU dan Muhammadiyah di Bidang Pendidikan, Dosen UIN: NU itu Merasa NKRI, Tapi

Rabu, 3 November 2021 09:51
Bandingkan NU dan Muhammadiyah di Bidang Pendidikan, Dosen UIN: NU itu Merasa NKRI, Tapi

Ilustrasi Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Nama dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Zubair, M.Ag dikecam kalangan Nahdatul Ulama (NU). Hal itu lantaran dia dianggap telah menghina NU saat diskusi zoom yang dengan tema Teologi Islam pada Senin (1/11/2021).

Dilihat dalam potongan video yang beredar itu, Dr Zubair menyebut NU menganut Asy’ariyah yang merupakan aliran dalam ilmu kalam. Menurut Zubair, aliran ini tidak produktif hingga NU mengalami kemunduran.

“Asy’ariah itu membingungkan dan tidak produktif, tidak progresif, tidak inovatif, tidak kreatif bikin orang bodoh dan terbelakang itulah Asy’ariyah, makanya NU tidak maju-maju itu karena Asy’ariyah terlalu kuat. Muhammadiyah maju dia, karena memang berkemajuan, dia Mu’tazilah,” kata Zubair.

Dia lantas membandingkan NU dengan Muhammadiyah. Dia menilai Muhammadiyah punya kontribusi besar di dunia pendidikan. Sementara NU hanya merasa paling NKRI.

“NU itu merasa NKRI, tetapi tidak ada dia bangun kampus di tengah-tengah orang Kristen, sementara Muhammadiyah itu membangun Universitas di Maluku, di Ambon, di NTT yang mayoritas Kristen bahkan di Papua. Sekolah Muhammadiyah dari TK sampai perguruan tinggi juga ada,” katanya.

Bagikan berita ini:
3
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar