Novel Baswedan Sebut BuzzerRp Sangat Merusak dan Mengadu Domba

Rabu, 3 November 2021 10:35
Novel Baswedan Sebut BuzzerRp Sangat Merusak dan Mengadu Domba

AKHIRI TUGAS: Novel Baswedan bersama pegawai yang tidak lolos TWK meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin (30/9). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyesalkan permainan buzzer dalam membangun opini di media sosial. Menurut Novel, aktivitas buzzer di media sosial sangat merusak.

Pernyataan ini disampaikan Novel menanggapi kabar adanya pasukan buzzer yang berperan dalam revisi Undang-Undang KPK dan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Melihat kelakuan BuzzeRp mestinya kita kasihan, karena yang bersangkutan merusak dirinya sendiri,” kata Novel dalam cuitan pada akun media sosial Twitter pribadinya, Rabu (3/11).

Novel yang disingkirkan dari KPK akibat asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) ini menyebut, aktivitas buzzer di media sosial sangat merusak persepsi publik dan hanya menciptakan keburukan. Hal ini dikhawatirkan merusak tatanan sosial masyarakat.

“Masalahnya mereka juga merusak persepsi publik dan mengadu domba, yang bisa menghancurkan tatanan sosial,” ungkap Novel.

Menurut Novel, terdapat pemodal yang memang sengaja memainkan buzzer di media sosial. Dia menyebut, mereka sama saja pengkhianat bangsa.

“BuzzeRp, pemodalnya, yang memanfaatkannya dan yang terlibat adalah pengkhianat era now,” pungkas Novel.

Bagikan berita ini:
6
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar