Presiden Jokowi Curhat ke Fahri Hamzah: Oposisinya Lemah, Kok Senayan pada Diam

Rabu, 3 November 2021 12:42
Presiden Jokowi Curhat ke Fahri Hamzah: Oposisinya Lemah, Kok Senayan pada Diam

Fahri Hamzah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Politikus Partai Gelora, Fahri Hamzah mengaku pernah ditanya oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi soal keberadaan oposisi di Senayan. Fahri Hamzah mengatakan, saat itu Jokowi heran dengan oposisi yang dinilai lemah dalam mengkritik kebijakan pemerintah.

“Suatu hari saya bertemu dengan presiden Jokowi dan kalimat yang pertama keluar dari belia adalah, “mas kenapa sekarang oposisinya lemah kok Senayan pada diam, banyak menteri gak diawasi apa yang terjadi?” ujar Fahri Hamzah menirukan pertanyaan Jokowi, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (3/11/2021).

Fahri Hamzah mengatakan, dalam sistem presidensialisme, oposisi tidak diletakkan pada koalisi partai politik tetapi sesuai nama lainnya yaitu kongresionalisme maka oposisi diletakkan sepenuhnya pada cabang kekuasaan legislatif, DPR RI.

“Dalam sistem kita, tugas anggota legislatif secara keseluruhan adalah melakukan oposisi terhadap eksekutif. Coba baca seluruh dokumen undang-undang yang menyusun kelembagaan negara, semua anggota legislatif memiliki tugas yang sama: pengawasan!” ujar Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah menilai, lemahnya oposisi karena para politisi di legislatif kurang memahami cara kerja sistem. Mereka terjebak pada perasaan eksekutif terlalu dominan. Eksekutif dianggap terlalu sering menang. Eksekutif punya akses kepada seluruh cabang kekuasaan.

Bagikan berita ini:
8
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar