Dugaan Menteri Terlibat Bisnis Tes PCR, Partai Ummat Mengecam Keras

Kamis, 4 November 2021 11:44
Dugaan Menteri Terlibat Bisnis Tes PCR, Partai Ummat Mengecam Keras

Ilustrasi tes PCR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi mengecam menteri yang disebut terlibat dalam bisnis tes PCR di masa pandemi Covid-19. Hal itu karena telah melanggar etika, kepatutan, dan keadaban publik yang seharusnya dijunjung tinggi dalam sebuah negara demokrasi modern yang beradab.

“Kapitalisasi bencana di masa pandemi sungguh tak bisa diterima oleh akal sehat dan adab kita sebagai sebuah bangsa. Karena ini mengandung unsur kezaliman di dalamnya dan lebih-lebih bila dilakukan oleh pejabat publik, jelas ini berlipat kali dosanya,” ujar Ridho kepada wartawan, Kamis (4/11).

Menantu dari Amien Rais ini mengatakan, terdapat konflik kepentingan yang besar bila para pejabat publik ikut berbisnis tes PCR karena mereka adalah pembuat regulasi.

“Itu sebabnya kecurigaan publik bahwa peraturan yang dibuat tujuannya untuk mengeruk keuntungan bagi perusahaan mereka menjadi masuk akal dan mendapatkan pembenaran,” katanya.

Meskipun kewajiban tes PCR untuk naik pesawat di Pulau Jawa dan Bali telah dihapus dan digantikan dengan tes antigen sejak Senin, 1 November 2021, tapi ada indikasi konflik kepentingan dan penyalahgunaan kekuasaan yang potensial dilakukan oleh menteri Joko Widodo (Jokowi) ini.

Bagikan berita ini:
6
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar