Normalisasi Harga Pertalite Bakal Berdampak pada Kebutuhan Pokok

Kamis, 4 November 2021 13:19
Normalisasi Harga Pertalite Bakal Berdampak pada Kebutuhan Pokok

Salah seorang petugas SPBU di Jl Dr Ratulangi Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Anas Iswanto Makkatutu ikut menyoroti normalisasi harga pertalite dan semakin menipisnya premium.

Menurutnya BBM termasuk dalam kategori barang yang “price leader” atau pemimpin harga sehingga jika harganya naik, maka otomatis tranportasi juga ikut naik.

Ia menilai, jasa transportasi penting karena bukan saja hanya untuk mobilitas orang, tapi juga mobilitas barang.

“Jadi kalau hitung-hitungannya variabel yang penting dalam distribusi barang tentunya biaya angkutnya. Kalau terganggu biaya angkutnya, pastinya juga terganggu harga komoditinya,” kata Anas.

“Kalau itu sudah bergerak maka pasti yang akan diikuti oleh yang lainnya. Pergerakan kenaikan harga ujung-ujungnya pasti inflasi, jadi harus dijaga dengan baik ini bahan bakar,” tambahnya.

Masalah ini, sambung dia, tidak bisa diatasi oleh negara. Pengendalian harga yang notabene-nya urusan pertamina, selama ini, menurutnya hanya kejar profitnya.

Dampak dari mengejar profit itu pastinya kenaikan harga dan otomatis jadi inflasi. Dan itu akan terus terjadi, yang sekarang alasannya karena kenaikan harga minyak dunia.

Bagikan berita ini:
9
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar