AS Tuding Tiongkok Perbanyak Nuklir

Sabtu, 6 November 2021 12:01
AS Tuding Tiongkok Perbanyak Nuklir

SERUAN: Aktivis mengenakan topeng Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden di depan kedutaan AS di Berlin. Mereka mendesak upaya maju dalam pelucutan senjata nuklir (John MacDougall/AFP)

FAJAR.CO.ID — Tiongkok kembali disorot Amerika Serikat (AS). Jika sebelumnya karena dugaan uji coba rudal hipersonik, kini karena kepemilikan hulu ledak nuklir. Versi AS, Tiongkok memperbanyak senjata nuklirnya lebih cepat daripada yang mereka perkirakan sebelumnya.

Berdasar laporan Pentagon yang dirilis Rabu (3/11), negara yang dipimpin Xi Jinping itu disinyalir akan memiliki 700 hulu ledak nuklir pada 2027. Jumlah tersebut bakal meningkat menjadi lebih dari seribu pada 2030. Itu lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan prediksi Pentagon setahun lalu. Saat itu, Tiongkok diduga memiliki 200 hulu ledak nuklir dan akan meningkat dua kali lipat atau 400-an pada 2030.

”Peningkatan ini sangat mengkhawatirkan. Ini memicu pertanyaan tentang niatan mereka (Tiongkok, Red),” ujar salah seorang pejabat di Departemen Pertahanan AS, seperti dikutip Al Jazeera. Dia menyerukan transparansi atas pengembangan kekuatan nuklir Negeri Tirai Bambu.

Ketika Beijing berjanji membuat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menjadi pasukan kelas dunia pada 2049, saat itu Pentagon menyatakan bahwa Tiongkok menjadi perhatian keamanan utama di masa depan. Dua negara yang menguasai perekonomian dunia itu memang kerap menjadi rival dalam berbagai hal.

Bagikan berita ini:
2
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar