Bukan Hasil Gratifikasi, NA Rincikan Dana yang Digunakan Beli Lahan 17 Hektare di Maros

Sabtu, 6 November 2021 13:51
Bukan Hasil Gratifikasi, NA Rincikan Dana yang Digunakan Beli Lahan 17 Hektare di Maros

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — JPU KPK mencecar sejumlah pertanyaan kepada Gubernur Sulsel non aktif, Prof HM Nurdin Abdullah (NA). Diantaranya, terkait dana yang digunakan untuk membeli tanah seluas 17 Hektare di kawasan Pucak Maros. 

Nurdin Abdullah dengan tegas menjawab satu persatu pertanyaan dari JPU KPK. Bahkan ia merincikan dana pribadi yang digunakan untuk membeli lahan di Pucak Maros.

“Soal tanah yang Anda beli, dari mana uang itu Anda peroleh?,” tanya JPU KPK kepada NA.

“Disamping uang operasional, saya juga punya uang tabungan. Sebelum jadi bupati saya ada usaha dengan Jepang. Istri saya juga suka jual beli emas, anak-anak saya juga banyak usahanya macam-macam. Jadi saya punya tabungan,” jawab NA.

Seperti yang diketahui, jauh sebelum menjabat sebagai Bupati Bantaeng, NA memang dikenal sebagai Direktur PT Maruki Internasional. 

Oleh karena itu, Hakim Ketua, Ibrahim Palino pun bertanya “Apakah perusahaan ini memberikan banyak penghasilan bagi Anda?” tanya Hakim kepada NA.

Bagikan berita ini:
5
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar