Dipraperadilankan Tersangka Pinjol Ilegal, Begini Respons Polda Jabar

Senin, 8 November 2021 19:36
Dipraperadilankan Tersangka Pinjol Ilegal, Begini Respons Polda Jabar

ILUSTRASI: Polisi menggerebek salah satu perusahaan pinjaman online (pinjol) PT Indo Tekno Nusantara (ITN) di Rukan Crown, Green Lake City, Tangerang, Banten, Kamis (14/10/2021). Dalam penggerebekan itu, 32 karyawan diamankan. Dan polisi menemukan 13 aplikasi 10 di antaranya adalah aplikasi ilegal. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JABAR — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menyatakan siap menghadapi tersangka kasus pinjaman online (pinjol) ilegal di Jogjakarta. Tersangka mengajukan gugatan praperadilan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat Kombespol Arief Rachman mengatakan, praperadilan memang sudah diatur dalam KUHAP. Itu merupakan hak hukum bagi para tersangka sehingga pihaknya tak mempermasalahkan gugatan praperadilan tersebut.

”Kami akan menghadapinya sesuai SOP. Kami tentunya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar kami dapat menuntaskan kasus ini sampai tuntas,” kata Arief seperti dilansir dari Antara di Bandung, Senin (8/11).

Meski begitu, dia memastikan penetapan tersangka yang dilakukan itu telah berdasar standar yang berlaku. Sebab, penyidik, menetapkan tersangka sesuai dengan bukti yang didapat.

”Tentunya sudah melalui proses sesuai SOP dengan didukung dua alat bukti yang kuat,” tutur Arief.

Adapun tersangka yang mengajukan gugatan praperadilan, yakni tersangka berinisial AZ. Polda Jawa Barat menyebut, AZ merupakan HRD dari perusahaan pinjol tersebut.

Bagikan berita ini:
8
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar