KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Kuansing hingga 17 Desember

Senin, 8 November 2021 16:01
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Kuansing hingga 17 Desember

Tersangka Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (20/10/2021). KPK menetapkan dua orang tersangka dalam OTT tersebut yakni Bupati Kuantan Singingi periode 2021-2026 Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) (nonaktif) Andi Putra. Perpanjangan ini dilakukan karena tim penyidik KPK masih mendalami kasus dugaan suap perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit di Kuansing.

“Diperpanjang selama 40 hari ke depan, terhitung mulai tanggal 8 November 2021 sampai dengan 17 Desember 2021,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (8/11).

Dalam perkara yang sama, lembaga antirasuah juga memperpanjang penahanan General Manager PT Adimulia Agrolestari, Sudarso. Perpanjangan penahanan Sudarso juga dilakukan untuk 40 hari ke depan.

Sudarso ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Sementara itu, Andi ditahan di Rutan KPK cabang Gedung Merah Putih.

“Perpanjangan penahanan dimaksud karena kebutuhan proses penyidikan. Pengumpulan alat bukti oleh tim penyidik masih terus berlanjut dengan mengagendakan pemanggilan saksi-saksi disertai dengan penyitaan berbagai bukti yang terkait dengan perkara ini,” ucap Ali.

Bagikan berita ini:
10
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar