Penerapan Keadilan Restoratif, Jaksa Agung Pantau Lima Ekspose Penghentian Penuntutan di Aceh

Kamis, 11 November 2021 10:04
Penerapan Keadilan Restoratif, Jaksa Agung Pantau Lima Ekspose Penghentian Penuntutan di Aceh

Jaksa Agung ST Burhanuddin berkomunikasi dengan pihak-pihak yang perkaranya diselesaikan lewat jalan keadilan restoratif di kantor Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Rabu (10/11). Foto: dok Kejaksaan Agung

FAJAR.CO.ID, BANDA ACEH – Jaksa Agung ST Burhanuddin turun ke lapangan untuk memantau bagaimana anak buahnya menerapkan keadilan restoratif dalam sebuah perkara.

Kemarin, Rabu (10/11), Jaksa Agung menyaksikan langsung lima ekspose penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Aceh.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan ekspose semacam ini biasanya dilakukan secara virtual atau langsung dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dari Jakarta.

“Namun, hari ini menjadi suatu hal yang sangat istimewa karena untuk pertama kalinya dari Serambi Mekkah, pelaksanaan ekspose dihadiri langsung oleh Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia selaku Penuntut Umum Tertinggi disamping kunjungan kerja Jaksa Agung di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Aceh,” ujar Leo dalam keterangan tertulisnya.

Para tersangka yang perkaranya jadi objek ekspose adalah Muzakkar Alias Black Bin M. Husen (Kejaksaan Negeri Banda Aceh), Muhammad Qusyasyi Alias Amat Bin (Alm) Abdullah Gani (Kejaksaan Negeri Aceh Utara), tersangka Eka Nurjanah Binti Alizar (Kejaksaan Negeri Aceh Singkil), Redi Arianto Alias Redi Bin (Alm) Rusman (Kejaksaan Negeri Aceh Singkil) dan Ilham Bin Rahmatsyah (Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara).

Bagikan berita ini:
1
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar