Kru Kapal Ikan Tiongkok di Laut China Selatan Bukan Nelayan Biasa, Kementerian Pertahanan AS Ungkap Ini

Jumat, 12 November 2021 10:00
Kru Kapal Ikan Tiongkok di Laut China Selatan Bukan Nelayan Biasa, Kementerian Pertahanan AS Ungkap Ini

MOKONG: Coast Guard Tiongkok melindungi kapal ikan di perairan Natuna. (BAKAMLA FOR JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON – Para kru kapal ikan dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang sering beroperasi di Perairan Natuna, Laut China Selatan, bukanlah nelayan biasa.

Laporan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengungkap Tiongkok memiliki People’s Armed Forces Maritime Militias (PAFMM) atau milisi maritim.PAFMM merupakan warga sipil yang siap dimobilisasi. Dalam laporan berjudul bertitel Military And Cecurity Developments Involving People’s Republic of China 2021 untuk Kongres AS itu disebutkan bahwa PAFMM memiliki peran signifikan dalam kampanye militer Tiongkok yang menerapkan strategi operasi konfrontatif sebelum perang sebagai cara efektif mencapai tujuan politik.

“Pemerintah menyubsidi berbagai organisasi komersial tingkat lokal dan provinsi untuk mengoperasikan kapal-kapal milisi guna melakukan misi ‘resmi’ secara ad hoc di luar kegiatan sipil mereka,” tulis laporan tersebut.PAFMM pun mendukung kapal-kapal ikan Tiongkok beroperasi di perairan yang disengketakan. Sejak Desember 2019 hingga pertengahan Januari 2020, beber laporan itu, lebih dari 50 kapal ikan Tiongkok dengan kawalan patroli China Coast Guard beroperasi di timur laut Kepulauan Natuna yang diklaim milik Indonesia.

Bagikan berita ini:
3
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar