Palsukan Buku Nikah Demi Tinggal di Indonesia, Malah Masuk Penjara

Jumat, 12 November 2021 22:32
Palsukan Buku Nikah Demi Tinggal di Indonesia, Malah Masuk Penjara

Ilustrasi.

FAJAR.CO.ID — Seorang warga Yaman berinisial MHAS berupaya dengan segala cara untuk tinggal di Indonesia. Sayangnya, upayanya itu justru berujung masuk penjara. Sebab, MHAS telah terbukti memalsukan buku nikah agar bisa mendapatkan izin tinggal di Tanah Air.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Arya Pradhana Anggakara mengatakan MHAS dipidana dua tahun sembilan bulan kurungan penjara serta denda Rp300 juta dan subsider satu bulan penjara.

“Dalam putusan yang dibacakan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, MHAS terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran terhadap Pasal 123 huruf (a) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” katanya dalam keterangannya, Jumat (12/11).

Dijelaskannya, MHAS terbukti melanggar Undang-Undang Keimigrasian mengenai pemberian surat atau data palsu, atau yang dipalsukan atau keterangan tidak benar secara sengaja dengan maksud memperoleh visa atau izin tinggal bagi dirinya sendiri.

Kasus ini bermula saat petugas imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat dihubungi oleh anggota Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Yaman.

Bagikan berita ini:
6
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar