Pakar Hukum Ini Bela Anies Baswedan Soal Comitment Fee Formula E

Sabtu, 13 November 2021 08:48
Pakar Hukum Ini Bela Anies Baswedan Soal Comitment Fee Formula E

Anies Baswedan

FAJAR.COL.ID, JAKARTA— Pakar hukum tata negara Margarito Kamis membela Anies Baswedan soal commitment fee Formula E. Dia menyarankan KPK untuk menghentikan penyelidikan Formula E.

KPK diminta menghentikan proses penyelidikan dugaan korupsi pada ajang balap mobil listrik atau Formula E di DKI Jakarta jika tidak ditemukan adanya pelanggaran pidana.

“Hal yang standar adalah dugaan pidanannya sudah harus ada, bukan baru dicari-cari. Jadi setiap tindakan penyelidikan itu diawali dengan asumsi pidananya sudah ada,” ujar Pakar hukum tata negara Margarito Kamis saat dihubungi, Jumat, (12/11).

Margarito Kamis mengatakan, dugaan pidana itu harus bisa dipastikan ada jika penyelidikan terus dilakukan.

Bagi Margarito, proses penyelidikan yang dilakukan KPK seperti memakai logika terbalik. Yaitu, menjalankan penyelidikan dahulu, baru kemudian mencari bukti dugaan adanya pidana.

“Kalau anda mau menyelidiki sesuatu peristiwa hukum, di kepala anda peristiwa itu harus sudah memiliki aspek pidana,” katanya.

“Tinggal memperoleh bukti-bukti untuk menguatkan bahwa itu peristiwa pidana, bukan mencari-cari bukti untuk menemukan bahwa itu peristiwa pidana, jadi ini cara berpikir KPK amat terbalik, ini sangat salah,” terangnya.

Bagikan berita ini:
8
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar