Pengusaha Minta Serikat Buruh Tidak Memaksakan Menuntut Kenaikan UMP

Minggu, 14 November 2021 22:38
Pengusaha Minta Serikat Buruh Tidak Memaksakan Menuntut Kenaikan UMP

Ilustrasi buruh-- FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta meminta kepada serikat buruh agar tidak memaksakan menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar 7 – 10 persen. Sebab, pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta, berada jauh dibawah pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang dalam keterangannya hari ini, Minggu (14/11/2021).

Sarman mengatakan, BPS DKI Jakarta sebelumnya telah merilis pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta triwulan III-2021 sebesar 2,43 persen, berada jauh dibawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,51 persen pada kuartal yang sama. Padahal, selama ini pertumbuhan ekonomi Jakarta selalu diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pada kuartal III-2021 kali ini terjadi sesuatu yang tidak lazim dimana pertumbuhan ekonomi Jakarta dibawah pertumbuhan ekonomi nasional. Terakhir pada pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 pertumbuhan ekonomi Jakarta masih diatas rata rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 10,91 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7,07 persen. Ekonomi Jakarta masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2021,” ujar Sarman.

Bagikan berita ini:
8
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar