BMKG Deteksi Dua Sambaran Petir saat Peristiwa Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Cilacap

Senin, 15 November 2021 10:34
BMKG Deteksi Dua Sambaran Petir saat Peristiwa Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Cilacap

Tangki milik PT Kilang Pertamina Indonesia Unit Cilacap yang terbakar tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB (ANTARA)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, pada saat peristiwa kebakaran kilang minyak Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah terjadi sekitar pukul 19.20 WIB, sedang terjadi hujan deras yang disertai petir. Meski belum bisa dipastikan oleh pihak mana pun, kuat dugaan bahwa penyebab kebakaran tersebut adalah sambaran petir.

“Berdasarkan analisis data dari alat monitoring kelistrikan udara BMKG yang terdapat di Stasiun Geofisika Banjarnegara, pada tanggal 13 November 2021 pukul 18.00 – 19.30 WIB terdeteksi dua event sambaran petir jam 18.47.27 WIB dan jam 19.23.32 WIB,” kata Kepala Pusat Seismiologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu, Rahmat Triyono dalam keterangannya, Senin (15/11).

Dia mengungkapkan, peristiwa sambaran petir terdekat dengan kilang minyak Cilacap adalah pukul 18.47 WIB pada koordinat 7.67942574 LS, 109.1110952 BT dengan jarak kurang lebih 12 km sebelah timur laut kilang minyak RU IV Cilacap.

Sementara untuk peristiwa sambaran petir pukul 19.23 WIB pada koordinat 7.437264713 LS, 108.7736507 BT, berlokasi di kecamatan Sidareja, dengan jarak kurang lebih 43 km barat laut dari kilang minyak RU IV Cilacap. Dalam rentang waktu 16.00-19.00 WIB, dapat diidentifikasi bahwa telah terjadi hujan dengan intensitas mencapai 47 mm di sana.

Bagikan berita ini:
1
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar