Cuma Memojokkan Perempuan, Hati-hati Menghujat Pelakor!

Senin, 15 November 2021 10:20
Cuma Memojokkan Perempuan, Hati-hati Menghujat Pelakor!

ILUSTRASI Pelakor

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Istilah Pelakor (perebut laki orang) cenderung memojokkan pihak perempuan tanpa melihat peran sang lelaki dalam terjadinya perselingkuhan.

Berdasarkan data google trends yang diakses Senin, (15/11/2021), pencarian ihwal pelakor meningkat tajam ketika isu perselingkuhan Nissa Sabyan dengan Ayus terkuak yang kemudian membuat rumah tangga Ayus retak pada bulan Februari.

Lima wilayah tertinggi dalam pencarian keyword “pelakor” meliputi Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau Sulawesi Utara dan Bengkulu.

Topik tertinggi oleh Nissa Sabyan. Sementara kategorinya kueri tertinggi masih terkait Nissa Sabyan.

Konsultan Rumah Tangga, Mbak Meida asal Semarang melalui channel YouTube-nya mengatakan, ketika ada perselingkuhan yang disalahkan adalah pelakor.

“Media massa, baik itu media televisi maupun internet dalam kasus perselingkuhan selalu mengucilkan pelakor,” katanya, dikutip Fajar.co.id, Senin, (15/11/2021).

Dia menyebutkan, wanita manapun yang sudah mendapatkan cap sebagai pelakor pasti tidak mendapatkan ampun dari netizen.

Mbak Meida mengambil contoh drama Korea “The World of the Married.

Bagikan berita ini:
6
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar