Respons Pernyataan Bupati Banyumas, Ipi Maryati: Tidak Perlu Ragu Berinovasi atau Takut dengan OTT

Senin, 15 November 2021 15:22
Respons Pernyataan Bupati Banyumas, Ipi Maryati: Tidak Perlu Ragu Berinovasi atau Takut dengan OTT

Ipi Maryati Kuding. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta komitmen kepala daerah untuk fokus melakukan perbaikan tata kelola pemerintah daerah. Karena itu, para gubernur, wali kota maupun bupati, diminta tak perlu khawatir terjaring operasi tangkap tangan (OTT) jika tidak melanggar hukum.

Pernyataan ini merespon ucapan Bupati Banyumas Achmad Husein yang meminta KPK, apabila ingin melakukan OTT terlebih dulu bisa melakukan imbauan. Sebab pernyatan Bupati Banyumas viral di media sosial.

“Selama kepala daerah menjalankan pemerintahannya dengan memegang teguh integritas, mengedepankan prinsip-prinsip good governance, dan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku, tidak perlu ragu berinovasi atau takut dengan OTT,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ipi Maryati dalam keterangannya, Senin (15/11).

Ipi menyampaikan, KPK telah merangkum delapan area yang merupakan sektor rawan korupsi sebagai fokus penguatan tata kelola pemerintah daerah yang baik. Kedelapan area tersebut adalah Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Penguatan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Keuangan Desa.

Bagikan berita ini:
1
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar