Belajar dari Kasus Valencya, Jaksa Agung Keluarkan Tujuh Perintah untuk Para Jaksa

Selasa, 16 November 2021 11:23
Belajar dari Kasus Valencya, Jaksa Agung Keluarkan Tujuh Perintah untuk Para Jaksa

Jaksa Agung, ST Burhanuddin.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia memberi perhatian khusus dalam penanganan kasus KDRT terdakwa Valencya alias Nengsy Lim di Kejaksaan Negeri Karawang.

Valencya (45) dituntut satu tahun penjara disebabkan marahi terhadap suaminya karena mabuk-mabukan. Dirinya harus menjadi terdakwa dalam perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang sebelumnya dilaporkan Chan Yu Ching, yang kini berstatus mantan suaminya.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Karawang, terdakwa Valencya dituntut satu perjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Glendy, karena dinilai terbukti melanggar Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 5 huruf Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Terkait hal ini, salah satu temuan Kejagung, Kejaksaan Negeri Karawang maupun Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tidak memedomani ‘Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung’ sebagai norma atau kaidah dalam pelaksanaan tugas penanganan perkara itu.

“Hal ini dapat diartikan tidak melaksanakan perintah pimpinan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dikutip Antara, Senin, 15 November.

Bagikan berita ini:
9
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar