Istri Dituntut 1 Tahun Gara-gara Marahi Suami, Ini Catatan Kejanggalan dari Kejagung

Selasa, 16 November 2021 19:22
Istri Dituntut 1 Tahun Gara-gara Marahi Suami, Ini Catatan Kejanggalan dari Kejagung

Tangkapan layar penjelasan Kejagung.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kejaksaan Agung RI menemukan lima hal yang berkaitan dengan ambil alih perkara seorang istri di Karawang, dituntut 1 tahun penjara usai memarahi suaminya yang mabuk.

Lima hal itu berasal dari sembilan orang yang telah ia periksa ihwal perkara yang tengah heboh di jagad media sosial ini.

Temuan itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam rilisnya yang dilihat hari ini, Selasa (16/11/2021).

Lima temuan itu sebagai berikut:

  1. Dari tahap pra tuntutan sampai penuntutan, baik dari Kejari Kerawang maupun Kejati Jabar, tidak memiliki sense of crisis atau kepekaan.
  2. Tidak memahami pedoman nomor 3 tahun 2019 tentang tuntutan pidana perkara Tipidum tanggal 3 Desember 2019, khususnya pada ketentuan bab 2 pada angka 1 butir 6 dan 7, bahwa pengendalian tuntuan pidana perkara Tipidum dengan prinsip kesetaraan yang ditangani di Kejagung atau Kejati dilaksanakan oleh Kejari atau Kepala Cabang Kejari.

Sebagaimana dimaksud pada butir 1 dengan tetap memperhatikan kepala cabang Kejari sebagaimana dimaksud butir 1 dengan tetap perhatian butir 2, 3, dan 4.

Bagikan berita ini:
10
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar