Tutup Pintu Mediasi, Luhut Panjaitan: Berani Berbuat Harus Berani Bertanggung jawab

Selasa, 16 November 2021 10:54
Tutup Pintu Mediasi, Luhut Panjaitan: Berani Berbuat Harus Berani Bertanggung jawab

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berharap ada oposisi yang konstruktif, yang membantu mengawasi jalannya pemerintahan Jokowi periode kedua. (dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menutup pintu damai dengan Aktivis Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti. Keputusan ini diambil usai mediasi yang dijadwalkan digelar pada Senin (15/11) kembali gagal.

“Iya, biar sekali-sekali belajar lah, kita ini kalau berani berbuat harus berani bertanggung jawab,” ujar Luhut, Selasa (16/11).

Luhut mengatakan, pihaknya sudah memenuhi undangan mediasi sesuai dengan waktu yang diminta Haris dan Fatia. Namun, keduanya justru yang tidak hadir.

“Jadi kalau proses yang sudah selesai, saya sudah menyampaikan, saya pikir lebih bagus ketemu di pengadilan aja,” jelasnya.

Atas dasar itu, Luhut menutup pintu mediasi dengan Haris dan Fatia. Dia memilih menyelesaikan perkara ini melalui jalur hukum. “Kalau saya yang salah, ya saya gitu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait dengan dugaan penyebaran berita bohong.

Bagikan berita ini:
5
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar