Unjuk Rasa Imigran di Makassar Berakhir Ricuh, Anak-anak Jadi Korban

Selasa, 16 November 2021 11:03
Unjuk Rasa Imigran di Makassar Berakhir Ricuh, Anak-anak Jadi Korban

Imigran yang melakukan unjuk rasa di depan Menara Bosowa.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kericuhan mewarnai pembubaran paksa unjuk rasa para imigran di depan menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Senin (15/11/2021) pukul 23.30 WITA.

Para imigran yang terus mendesak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) yang memiliki kantor cabang di Menara Bosowa agar segera memindahkan mereka ke negara ke tiga demi mendapat suaka.

Agar tuntutannya terpenuhi, puluhan imigran yang berasal dari Afghanistan itu, mendirikan tenda darurat dengan harapan mereka bisa bertemu dengan pihak UNHCR.

Sayangnya, berhari-hari mereka mendirikan tenda darurat dan menginap, usaha mereka sia-sia hingga pembubaran paksa oleh Rudenim, Satpol PP dan aparat kepolisian dilakukan meski di tengah guyuran hujan.

“Ada anak kecil pak. Anak kecil,” teriak imigran di dalam tenda, saat dibubarkan paksa oleh aparat.

Imbas pembubaran paksa itu, puluhan imigran yang juga terdiri dari anak-anak itu basah kuyup di tengah guyuran hujan.

Tak terima dibubarkan, puluhan imigran ini pun emosi. Mereka mengecam tindakan aparat yang mengusir mereka, yang ia anggap tidak manusiawi.

Bagikan berita ini:
7
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar