Militer Sudan Bertindak Anarkis, 15 Pengunjuk Rasa Ditembak Mati, Puluhan Lainnya Luka-luka

Kamis, 18 November 2021 13:42
Militer Sudan Bertindak Anarkis, 15 Pengunjuk Rasa Ditembak Mati, Puluhan Lainnya Luka-luka

Ribuan warga Sudan turun ke jalan memprotes kudeta militer. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, KHARTOUM–Pasukan keamanan menembak mati setidaknya 15 orang dan melukai puluhan lainnya ketika ribuan orang Sudan turun ke jalan pada Rabu (17/11/2021) untuk menentang kekuasaan militer.

Ini merupakan hari paling mematikan dari demonstrasi yang telah berlangsung selama sebulan.

Para pengunjuk rasa, berbaris menentang kudeta 25 Oktober di ibu kota Khartoum, Kota Bahri, dan Omdurman. Mereka menuntut penyerahan penuh kepada otoritas sipil dan agar para pemimpin kudeta 25 Oktober diadili.

Pasukan keamanan menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk mencegah demonstrasi di ketiga kota, dan komunikasi telepon seluler terputus, kata saksi mata. Televisi pemerintah mengatakan ada korban luka di antara pengunjuk rasa dan polisi.

“Pasukan kudeta menggunakan peluru tajam di berbagai daerah di ibu kota dan ada puluhan luka tembak, beberapa di antaranya dalam kondisi serius,” kata Komite Pusat Dokter Sudan, yang mendukung tindakan protes, sebagaimana dilansir Reuters. Kematian terkonsentrasi di Bahri, kata kelompok itu.

Bagikan berita ini:
2
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar