Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Jember, Tembok Pesantren MHI Bangsalsari Jebol

Jumat, 19 November 2021 15:55
Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Jember, Tembok Pesantren MHI Bangsalsari Jebol

Petugas Tagana turun ke lokasi banjir di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Kamis (18/11/2021) malam. ANTARA/VJ Hamka Agung Balya

FAJAR.CO.ID, JEMBER – Dua kecamatan di Kabupaten Jember diterjang bencana banjir dan tanah longsor. Akibatnya, 300-an warga dievakuasi ke tempat yang aman pada Kamis (18/11) malam.

BPBD Jember mencatat terdapat 79 rumah dan tiga fasilitas umum terdampak banjir di tiga desa pada dua kecamatan.

“Ada tiga lokasi banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Bangsalsari dan Tanggul,” kata Sekretaris BPBD Jember, Heru Widagdo, Jumat (19/11).

Lokasi pertama, di Desa Bangsalsari, Kec. Bangsalsari yang menyebabkan 20 rumah terendam banjir hampir satu meter. Selain itu, tembok Pondok Pesantren MHI Bangsalsari pun jebol sepanjang 10 meter sehingga santri/santriwati harus dievakuasi.

Lokasi kedua, di Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul yang merendam 59 rumah dan satu musala dengan ketinggian air sekitar 20-80 cm. Selain itu, tujuh orang kelompok rentan, yakni balita dan lansia diungsikan sementara.

Lokasi ketiga, tanah longsor terjadi di Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari yang mengakibatkan tertutupnya jalan sepanjang 35 meter. Saat ini, relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember masih dalam proses asesmen lokasi itu.

Bagikan berita ini:
7
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar