Pengurus MUI Ditangkap Densus 88 Antiteror, Hendardi: Radikalisme dan Terorisme Telah Menyusup ke Institusi sosial dna Keagamaan

Jumat, 19 November 2021 11:42
Pengurus MUI Ditangkap Densus 88 Antiteror, Hendardi: Radikalisme dan Terorisme Telah Menyusup ke Institusi sosial dna Keagamaan

Densus 88. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zain an-Najah (ZN) ditangkap oleh Densus 88 Antiteror, karena diduga melakukan tindak pidana terorisme.

Ketua Setara Institute, Hendardi mengatakan Zain an-Najah menggambarkan bahwa kelompok radikal ini telah menyusup ke berbagai institusi. Sehingga hal ini haruslah menjadi perhatian penting.

“Ini telah menggambarkan dan mengonfirmasi bahwa intoleransi, radikalisme dan terorisme telah menyusup secara sistemik ke berbagai institusi sosial, keagamaan,” ujar Hendardi kepada wartawan, Jumat (19/11).

Menurut Hendardi, MUI yang seharusnya menjadi jangkar moderatisme Islam malah kecolongan dengan membiarkan orang seperti Zain menjadi bagian dari struktur MUI, bahkan pada Komisi Fatwa yang selama ini memproduksi fatwa-fatwa keagamaan.

Karena itu, penangkapan Zain, harus menjadi momentum koreksi serius bagi MUI untuk melakukan upaya upaya ekstra memastikan kelembagaannya tidak menjadi instrumen promosi intoleransi.

“Bukan hanya MUI di tingkat Pusat, MUI di berbagai tingkatan juga mesti berbenah,” katanya.

Selain itu, Hendardi juga mengapresiasi Densus 88 Mabes Polri yang bertindak melakukan pemberantasan terorisme, sekalipun mereka berlindung di balik organisasi keagamaan.

Bagikan berita ini:
6
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar