Polemik Ketua Hanura Sulsel, Ini Kata Pengamat

Jumat, 19 November 2021 19:40
Polemik Ketua Hanura Sulsel, Ini Kata Pengamat

IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penunjukan Wahyuddin M Nur formatur Ketua DPD Hanura Sulsel kini menuai polemik. Dari 24 DPC, 16 di antaranya tidak mendukung.

Meski begitu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (DPP) tetap bakal menerbitkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Wahyuddin M Nur sebagai ketua DPD Hanura Sulsel.

Pengamat Antropologi Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Tasrifin Tahara, menilai bahwa gejolak internal partai Hanura adalah sebuah dinamika dalam sebuah tradisi politik.

“Kita harus memaknai gejolak di Hanura adalah sebuah kontestasi menuju sebuah partai yang mapan. Artinya kader partai Hanura mapan dan memiliki kapital dalam kontestasi,” ujarnya saat dihubungi.

Terlebih konfliknya pada titik penetapan pemilihan ketua DPD Sulsel, yang dimaknai bahwa semua kader memiliki kapasitas untuk membangun dan membawa partai lebih baik lagi sepanjang mereka yang merasa bisa menjadi ketua umum memiliki niat untuk memperbaiki partai.

“Mengapa seperti ini, kita tahu bahwa Partai Hanura harus kembali sebagai peserta baru dalam kontestasi di pemilu 2024, dan ini butuh energi besar untuk mengejar ketinggalan dengan partai lain semisal PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKS dan lain-lain,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
6
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar