Telusuri Ilegal Akses Registrasi SIM Card Sindikat Pinjol, Bareskrim Polri Gandeng Kemkominfo

Jumat, 19 November 2021 10:29
Telusuri Ilegal Akses Registrasi SIM Card Sindikat Pinjol, Bareskrim Polri Gandeng Kemkominfo

BERANTAS PINJOL: Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Whisnu Hermawan (dua dari kanan) dan Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (dua dari kiri) di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, kemarin (16/11). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bareskrim Polri masih mengembangkan kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Polri berencana menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk menelusuri ilegal akses terhadap registrasi SIM Card yang dilakukan oleh sindikat ini.

“Kita akan koordinasi dengan Kominfo terkait dengan temuan ini. Karena adanya ilegal akses ini, apa sih upaya-upayanya kan,” kata Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Kombes Pol Andri Sudarmadi saat dikonfirmasi, Jumat (19/11).

Selain itu, Polri juga akan meminta keterangan dari pihak provider. Di sisi lain, Polri meminta kepada provider agar lebih meningkatkan sistemnya untuk mencegah terjadinya ilegal akses.

“Yang jelas, pasti kita koordinasikan dengan Kominfo sebagai ahlinya,” jelas Andri.

Sebelumnya, Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Sindikat kali ini diduga dikendalikan oleh Warga Negara Asing (WNA). Kasus ini masih berkaitan dengan seorang ibu di Wonogiri, Jawa Timur yang bunuh diri akibat terlilit pinjol. Uang sebanyak Rp 217 miliar berhasil disita petugas.

Bagikan berita ini:
10
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar