Tolak PP 36 Mengenai Penetapan Upah, Buruh Bakal Demonstrasi

Jumat, 19 November 2021 22:45
Tolak PP 36 Mengenai Penetapan Upah, Buruh Bakal Demonstrasi

ILUSTRASI. Demo Buruh

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulsel dipastikan tidak mengalami kenaikan tahun depan. Jumlahnya tetap Rp3.165.876.

Penetapan UMP tahun 2022 tersebut mengacu Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang kemudian diturunkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulawesi Selatan, Andi Malantik menganggap penetapan UMP tahun ini dianggap merugikan buruh. Sebab tidak lagi diatur oleh gubernur.

“Kita tetap menolak namanya PP 36, serikat buruh menolak PP 36 karena sangat merugikan kaum buruh di Indonesia, PP 36 sepertinya tidak ada kewenangan gubernur di situ, karena tinggal tanda tangan saja, murni kementerian tenaga kerja yang tentukan,”katanya.

Kata dia, kebijakan jumlah UMP tahun ini diatur oleh Kementerian Ketenegakerjaan dengan mengambil data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Sehingga kepala daerah tidak punya lagi kewenangan.

“Yang kasian adalah gubernurnya dipaksa kepada pengerjaan agak sulit mengambil keputusan karena ketika dia bettentangan dengan kebijakan pusat maka mereka dikena sanksi,”ungkapnya.

Bagikan berita ini:
2
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar