Gubernur Jawa Timur Tetapkan Kenaikan UMP 2022 Sebesar 1,22 Persen

Minggu, 21 November 2021 22:56
Gubernur Jawa Timur Tetapkan Kenaikan UMP 2022 Sebesar 1,22 Persen

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama serikat pekerja sebelum pandemi. (Dok. JawaPos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. Keputusan itu ditetapkan pada Minggu (21/11).

Dalam keputusan itu, Khofifah mengumumkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan menurut provinsi pada 2021 adalah Rp 1.113.002. ”Terdapat persentase kenaikan 1,22 persen, atau naik Rp 22.790,04, sehingga besaran UMP Jawa Timur 2022 sebesar Rp 1.891.567,12,” tutur Khofifah pada Minggu (21/11) malam.

Khofifah menyebut, sebelumnya unsur serikat pekerja/serikat buruh mengusulkan besaran nilai UMP Jawa Timur 2022 naik Rp 300.000. Keputusan itu diambil dengan beberapa pertimbangan. Pertama, dengan kenaikan tersebut nilai besaran UMP Jawa Timur 2022 berada di kisaran antara batas atas dan batas bawah UMP Jawa Timur.

”UMP Jawa Timur Tahun 2021 masih menjadi salah satu UMP terendah di Indonesia,” ujar Khofifah.

Kenaikan itu dilakukan mengingat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 masih dalam proses judicial review di Mahkamah Konstitusi. Unsur pekerja masih mempedomani Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dalam penetapan UMP Jawa Timur 2022.

Bagikan berita ini:
2
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar