10 Persen Pasien Covid-19 Alami Gangguan Mata dan Telinga

Senin, 22 November 2021 15:49
10 Persen Pasien Covid-19 Alami Gangguan Mata dan Telinga

TUGAS MULAI: Sejumlah tenaga kesehatan menangani Covid-19 yang baru tiba di IGD RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin (18/7). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Covid-19 dapat menyebabkan berbagai gejala, tak hanya demam dan batuk serta sesak napas. Menurut data terbaru, lebih dari 10 persen orang yang terinfeksi Covid-19 dapat mengalami beberapa gejala mata atau telinga yang bisa bertahan lama.

Selama hampir dua tahun, penelitian tentang infeksi tersebut mencakup gejala sensorik yang menunjukkan bahwa mereka sering menjadi target SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19. Para peneliti telah mencoba untuk mencari tahu bagaimana virus menyusup ke indra tersebut.

Beberapa pasien Covid-19 mengalami iritasi mata, masalah pendengaran, dan masalah keseimbangan sebagai gejala pertama infeksi. Tak hanya gejala seperti flu biasa, SARS-CoV-2 telah menyusup ke indra.

Dilansir dari Science Health, Senin (22/11), Ahli biologi molekuler Lee Gehrke dari Massachusetts Institute of Technology mengatakan bahwa data tentang konsekuensi saraf Covid-19 terungkap.

Scientific American melaporkan bahwa setelah dokter mata Tiongkok Li Wenliang memperingatkan dunia tentang Covid-19, para ilmuwan bertanya-tanya apakah mata mungkin berperan dalam penularan virus Covid-19. Laporan menunjukkan bahwa mata merah adalah gejala umum dari infeksi.

Bagikan berita ini:
3
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar