Bendungan Karalloe Telan Rp 1,2 Triliun, DPR Imbau Pemeliharaan dan Pemanfaatan Maksimal

Senin, 22 November 2021 18:45
Bendungan Karalloe Telan Rp 1,2 Triliun, DPR Imbau Pemeliharaan dan Pemanfaatan Maksimal

Politisi Golkar, Hamka B Kady

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pompengan-Jeneberang Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Tak hanya berfungsi untuk mengairi areal persawahan, Bendungan Karalloe juga memiliki fungsi lainnya.

Diantaranya akan mampu mengairi lahan irigasi seluas 7.004 hektare, mengoperasikan pembangkit listrik mikrohidro 4,5 megawatt (MW), dan menyediakan air baku sekitar 440 liter per detik untuk Kabupaten Gowa dan Jeneponto.

Selain itu juga berfungsi sebagai pengendali banjir, konservasi air, potensi destinasi wisata, hingga menggenjot pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat sekitar.

Bendungan Karalloe (foto: dok Kementerian PUPR)

Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady menyambut baik rampungnya bendungan ini. Ia berharap masyarakat Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan bakal menuai manfaat dari kehadiran Bendungan Karalloe.

“Pembangunan Bendungan Karalloe Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan diharapkan mampu meningkatkan produktifitas produksi hasil pertanian serta bermuara pada kesejahteraan masyarakat sekitar menjadi lebih baik. Bukan hanya di Kabupaten Gowa tetapi juga di Kabupaten Jeneponto,” tutur Hamka B Kady kepada fajar.co.id, Senin (22/11/2021).

Bagikan berita ini:
1
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar