Gubernur Sumut Larang Kegiatan yang Berpotensi Timbulkan Kerumunan saat Libur Nataru

Rabu, 24 November 2021 11:04
Gubernur Sumut Larang Kegiatan yang Berpotensi Timbulkan Kerumunan saat Libur Nataru

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat diwawancarai beberapa waktu lalu di rumah dinasnya di Jalan Jenderal Sudirman Medan. Foto: Finta Rahyuni/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melarang kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Kebijakan tersebut untuk menindaklanjuti Inmendagri Nomor 61/2021 tentang Lanjutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, 2, dan 1, di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

”Hanya itu untuk menghambat kemungkinan-kemungkinan, karena setiap saat habis liburan, Covid-19 bisa memaparkan ke seluruh masyarakat. Maka, untuk menghambat itu, dilakukan PPKM level 3,” ujar Edy seperti dilansir dari Antara di Medan, Rabu (24/11).

Edy menegaskan, ada aturan yang harus diperhatikan ketika memberlakukan PPKM level 3. Salah satunya membatasi kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

”Ada ketentuan itu, setiap ruangan jumlahnya berapa, kegiatan hanya minus, melakukan sekat-sekat yang dilakukan seperti lalu,” ungkap Edy.

Secara khusus, Edy Rahmayadi menyoroti kegiatan Kesawan City Walk yang dilakukan Pemkot Medan. Dengan aturan PPKM level 3, kegiatan itu berpotensi melanggar.

Bagikan berita ini:
2
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar